Serbet Cinta untuk PRT

PERINGATAN HARI PRT 15 PEBRUARI 2010
DENGAN "SERBET CINTA UNTUK PRT

Kenapa serbet?

Serbet adalah salah satu alat kerja PRT untuk membersihkan rumah, memasak. Serbet adalah salah satu juga simbol sosok PRT, karena alat kerja tersebut sering dikenakan, misal ditaruh di pundak ataupun disaku.

Acara Serbet Raksasa (7 m x 7 m) bisa bagian dari kampanye juga pengorganisasian baik utk kawan-kawan PRT dan juga anggota masyarakat dari berbagai kalangan sekaligus untuk membangun solidaritas sosial, siapapun bisa ikut ambil bagian dengan menyumbang kain, benang, jarum, logistik lainnya. Dengan serbet sebagai simbol PRT, JALA PRT ingin mengkampanyekan solidaritas penghargaan dan perlindungan
terhadap PRT.

Serbet untuk PRT yang dimaksud dalam acara ini adalah kita membuat serbet raksasa. Kita mengumpulkan berbagai serbet baik baru atau bekas lalu kita menjahitnya/menjalinnya menjadi serbet besar/raksasa. Serbet-serbet dikumpulkan dari berbagai wilayah Indonesia dan bertuliskan pesan kepada DPR RI, Mennakertrans tentang pentingnya UU Perlindungan PRT. Dari serbet-serbet ini, kawan-kawan menjahitnya dengan tangan bersama-sama serentak pada hari Minggu tgl 14 Pebruari 2010 dengan melibatkan mengajak berbagai kalangan masyarakat: kawan-kawan PRT, majikan, pegawai pemerintah, anggota DPR, serikat buruh, aktivis, dan para supporter lainnya.

Acara ini menjadi pengorganisasian PRT dan para supporter yang murah meriah, dengan masing-masing kelompok bisa datang dengan membawa jalinan kain serbet kotak-kotak meski nanti warnanya tidak mesti sama.

Semakin banyak orang yang bergabung menyumbang serbet dan menjahit maka semakin cepat dan besar serbet raksasa terwujud. Dan nanti di tengah serbet raksasa ditulis pesan kepada negara lebih besar.

Cara menjahitnya bisa dengan cara disum (dlujur) dengan benang besar/nenang kasur dan jarum besar (perkotak dari potongan kain yang dijahit berukuran 50 cm x 50 cm atau 30 cm x 30 cm).

Pembukaan jahitan dilakukan dari empat ujunag oleh Menneg PP, Wakil Komisi IX DPR RI, Tokoh Masyarakat, dan PRT serta majikan dengan menusukkan jarum dari keempat ujung serbet raksasa dan dilanjut dengan meng-"sum" (dlujur) bersama-sama oleh partisipan hingga menjadi menjadi serbet berukuran 7 m x 7 m atau lebih tergantung dari kawan-kawan. Target untuk acara ini akan terkumpul minimal 1000 serbet yang akan dijalin menjadi serbet besar.

Demikian, awal tahun 2010 kita membangun semangat, energi dan solidaritas PRT melalui momentum Peringatan Hari PRT 15 Pebruari.

“STOP BERPIKIR MENUNGGU JUMLAH KASUS PRT !!!”

Akan ada “SUNARSIH-SUNARSIH” lain jika Negara Tidak Bertanggungjawab akan Perlindungan PRT dan Melakukan Pembiaran Pelanggaran HAM terhadap PRT”